Detail Cantuman Kembali
impact pressure pada bottom ponton floatplane saat melakukan pendaratan dengan simulasi computational fluid dynamic (CFD)
Floatplane adalah pesawat yang dilengkapi dengan dua badan pesawat di bagian bawah yang berfungsi sebagai pelampung saat mendarat di air. Pesawat ini berguna untuk menjangkau pulau-pulau kecil yang tidak memiliki lahan cukup luas untuk membangun bandara komersial besar. Indonesia adalah negara kepulauan dengan banyak pulau kecil, beberapa di antaranya mencegah pesawat komersial atau kapal laut beroperasi di pulau-pulau tersebut. Masalah ini menyebabkan perubahan dalam industri penerbangan.Floater N219 memiliki beberapa jenis, salah satunya adalah pesawat apung N219 dari Indonesia. Floater harus menahan tekanan saat mendarat dengan kecepatan tertentu, bagian Floater menjadi bagian pertama yang terpengaruh oleh gaya tekan saat turun ke air. Tujuan penelitian ini adalah menghitung seberapa besar impact pressure yang diterima pada saat mendarat pada bagian bawah Floater. Alat yang digunakan untuk Analisa ini dengan Software ANSYS menggunakan metode simulasi Computational Fluid Dynamic (CFD). Dengan hasil perhitungan menunjukan pada kecepatan 45 knot menghasilkan pressure dengan nilai sebesar 4067.9068 Pa, kecepatan 30 knot dengan nilai pressure 1792.6368 Pa, kecepatan 15 knot dengan nilai 413.6845 Pa. Sedangkan pada simulasi Computational Fluid Dynamic (CFD) kecepatan 45 knot menghasilkan nilai pressure 3653.4725 Pa, kecepatan 30 knot menghasilkan nilai pressure 1363.4515 Pa, kecepatan 15 knot menghasilkan nilai pressure 283.0216 Pa.
Ananda Nurunnizam Afifulloh - Personal Name
Ir. Didik Hardianto, M.T. - Personal Name
Dr. Bagiyo Suwasono, S.T., M.T. FRINA - Personal Name
Ir. Didik Hardianto, M.T. - Personal Name
Dr. Bagiyo Suwasono, S.T., M.T. FRINA - Personal Name
621.23.19 Ana i
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2023
Surabaya
xi, 56 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...







